Sabtu, 26 November 2011

Modifikasi on-road Suzuki Katana LWB 1989JIP

Sebuah Jimny long beratap lunak memiliki overhang yang sama persis dengan sebuah Sierra ataupun Jimny pada umumnya. Sehinga untuk menjadikan sebuah Sierra berbodi panjang tidak terlalu banyak kendala  “Frame kaca dan bando (pillar B) faktor penting pada pembentukan bodi, karena keduanya menjadi acuan terutama pada proses pemotongan bodi.”  proyek impian melahirkan Jimny Sierra dengan wheelbase panjang. Sebuah kreasi yang menghasilkan varian baru yang lahir dari buah pemikiran kreatif. 

 Dalam engine bay masih asli unit mesin berkode F10A asli bawaan kendaraan. Hanya saja untuk mempertahankan stamina dan juga performanya, maka mesin 4 silinder berkapasitas 970cc ini dioverhaul. Girboks transmisi Girboks 4 speed bawaan aslinya dilengserkan. Sebagai gantinya satu unit girboks 5 speed menggantikan tugas dan tempatnya. Transmisi ini pun lantas disinergikan dengan tranfecase 2 speed milik comotan dari SJ410 Interior Bentuk kabin Katana long nyaris terkikis habis dan hanya menyisakan dasbor asli saja. Selebihnya formatnya berganti layaknya sebuah Suzuki Jimny Sierra soft top yang didandani dengan atap model bikini top. 

Gardan Gardan dan kaki-kaki tetap mengandalkan bawaan asli kendaraan. Bisa dikatakan bahwa nyaris tidak ada yang berubah dari spesifikasi awalnya, hanya saja untuk menselaraskan dengan penggunaan ban ExtraGrip 750 x 15 cukup mengganti anting asli dengan anting yang lebih panjang. Overfender Satu set overfender ala Bushwacker dari bahan fiberglass dengan bentuk mengkotak disematkan pada setiap rongga rodanya. Sebuah langkah yang ditujukan untuk memberikan nuansa baru pada tampilan Katana long ini.

  Ban dan pelek OZ Racing yang dipadukan dengan ban Good Year Extra Grip didaulat sebagai ‘sepatu’ di segala medan dan situasi Jimny yang satu ini. Bumper Sebuah bumper custom disematkan pada bagian depan, sedangkan bagian belakang cukup hanya mengandalkan bumper bawaan kendaraan saja. Sedangkan khusus untuk pintu belakangnya mengambil pintu bawaan SJ413 Caribian.


Lihat hasil Spesifikasi dari Suzuki Jimny LWB 1989 ReadMore>> 





Hobi Ekstrem Pacu Adrenalin

Beragam cara dilakukan orang untuk memenuhi kepuasan. Mulai dari yang biasa-biasa saja hingga kegiatan ekstrem yang bisa memacu adrenalin. Off-road misalnya. Hobi off-road bisa membuat kita geleng-geleng kepala. Bayangkan saja, untuk mengubah satu unit mobil standar menjadi kendaraan yang siap mengikuti kompetisi off-road, dibutuhkan biaya minimal Rp150 juta.

Itu pun belum mencapai perubahan sempurna. Sebuah angka yang tidak sedikit. Namun kalau sudah jadi hobi, jumlah seperti itu tidak akan menjadi penghalang.
Hadi Dahlan ( PUTHUL ), misalnya. Di usia 51 tahun, pria itu masih tetap aktif di setiap kegiatan off-road, pemilik sebuah bengkel itu sedang membawa mobil off-road jenis Jimny kutrik kesayangannya. 


Diakui, hobi yang digelutinya itu cukup mahal. “Mobil saya ini tipe kutrik tahun  80an" Untuk menjadikannya seperti sekarang, saya sudah habis Rp150 juta,” ujarnya bangga. Pemilihan warna kuning membuat kendaraannya terlihat lebih sangar dan gagah dengan ban-ban besar yang dipakai. Dengan menanam mesin asli berkekuatan besar, mobil itu mampu berjalan di medan sesulit apa pun. 

 Meski hobi off-road membutuhkan biaya tidak sedikit, ada kepuasan tersendiri. “Ada sesuatu yang membuat adrenalin kita menjadi terpacu. Itu seninya dalam off-road,” katanya.
Sebenarnya tidak sulit menyulap sebuah mobil menjadi kendaraan off-road. Rata-rata kendaraan yang dipakai untuk Off-road adalah Jimny atau Hardtop. Jimny memiliki keunggulan memiliki body ramping, sehingga tinggal mengubah mesin (kalau perlu) dan kaki-kaki mobil. Hardtop dari bentuknya memang sudah memiliki keunggulan. Body mantap plus tenaga kuat. “Yang susah, kalau CC kecil, pas dipakai di jalan yang terjal,” 

Didukung Penuh oleh Istri 
 Kalau sudah hobi, apa pun bakal dikorbankan demi hobi itu. 
Hobi off-road misalnya di Malang, banyak para off-roader bermunculan. 
Soal waktu dan uang, jangan ditanya lagi. Dalam satu kegiatan saja, para off-roader harus rela berada jauh dari keluarga selama berhari-hari. Belum lagi bongkar-pasang mesin serta alat-alat mobil lainnya, yang nilainya sampai ratusan juta rupiah. tapi pria itu mendapat dukungan penuh dari istrinya. Tak jarang, sang istri ikut menyaksikan ajang Off-road saat diadakan event KEJURDA. 
Supaya keluarga ikut mendukung, mereka harus diajak terjun dalam kegiatan tersebut. Itu dilakukan agar keluarga mengerti dan paham apa yang sedang dilakukan banyak juga kawan-kawan yang suka ajak istri atau keluarga mereka kalau sedang diadakan event offroad,
Selain itu, banyak hal lain yang bisa didapat dari hobinya itu. “Buat yang suka otak-atik mobil, bisa puas untuk bongkar mobil, karena kita selalu cek kondisi mobil,” katanya.

Lihat Foto-foto Offroad Lainnya disini 
 

Cara Aman Mengemudikan Mobil di Lintasan Off-road

Jika Anda menyenangi alam, melakukan perjalanan atau “travelling” akan menjadi  menu wajib di kala liburan atau akhir minggu. Khususnya bagi mereka yang gemar melakukan ekspedisi di tempat baru. Jalan rusak atau off-road pun harus ditaklukan. Bagi yang sudah punya jam terbang tinggi, tentu saja bisa melewatinya dengan mantap.
Namun bagaimana dengan mereka  yang belum pernah menjajaki trek tanah? Kemungkinkan akan dihantui rasa takut atau was-was. Berikut ini beberapa tips dan trik sebagai panduan ketika Anda ingin Anda mencoba kehebatan mobil kebanggaan di medan non-aspal.
  1. Pahami benar daerah yang dituju dan sesuaikan dengan kemampuan mobil yang akan digunakan. Anda tentu tidak akan memaksakan membawa sedan bila lintasan tersebut penuh dengan gundukan tanah atau sedikit terjal. Kalau dipaksakan, bukannya pengalaman menarik yang diperoleh, malah kesusahan. Mobil Anda bisa saja “terperangkap” atau rusak karena menerjang rintangan.

  2. Pastikan mobil yang Anda gunakan  'siap tempur'. Ketahui  ketinggian bagian kolong paling dekat ke permukaan tanah (ground clearence), sudut datang dan sudut pergi mobil. Dengan ini bisa diketahui mobil bisa melintas kubangan , tanjakan atau turunan dengan baik.

  3. "Jangan pernah membuat jalur baru meski terlihat lebih baik. Tetaplah dijalur yang sering dilewati karena sudah tentu lintasan tersebut aman," jelas juara nasional reli Indonesia, Rifat Sungkar. Selain itu jaga traksi agar stabilitas kendaraan bisa dikontrol.

  4. Subhan Aksa, pereli nasional menambahkan, "Jangan pernah tertipu oleh tikungan di depan Anda. Bisa jadi apa yang terlihat di depan mata, akan berbeda dengan yang berada di ujung. Lebih baik mengatur kecepatan saat memasuki tikungan dan pastikan di ujung tikungan tersebut aman untuk melanjutkan laju kendaraan."

    Hal ini menjadi sangat penting karena banyak pengemudi tergoda ingin nge-gas saat melihat sebuah tikungan besar padahal di ujung tikungan tersebut terdapat handycap yang cukup menantang seperti menyempit ataupun gundukan tanah yang mengilangkan daya jejak ban ke tanah.

  5. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi trek dan stabilitas mobil. Jangan memaksa terlalu kencang ketika terjadi guncangan cukup besar. Selain membuat tidak nyaman, stabilitas kurang karena mobil cenderung liar.

    Tips lain dari Rifat dan Subhan  ketika memberi pengarahan di acara Family Gathering Mitsubishi minggu lalu, saat melintasi  jalan basah dan licin, kurangi kecepatan dan jangan melakukan manuver secara tiba-tiba. Read More 

[Foto] Suspensi Jeep Offroad, Mobil Jadi Seperti Laba-Laba

Mobil-mobil Jeep yang digunakan untuk Offroad pasti dirancang dan dimodikasi sedemikian rupa agar dapat melakukan pendakian atau berjalan disegala medan yang ekstrem seperti mendaki dan turun bukit dan gunung yang memiliki berbagai rintangan.
Salah satu fungsi yang sangat berperan untuk dapat melakukan offroad ini adalah suspensi yang khusus dirancang  agar dapat bergerak melintasi rintangan yang ada, suspensi tersebut bagaikan lengan dan kaki laba-laba…  
Mau liat bagaimana kecanggihan suspensi mobil-mobil Jeep Offroad ? sangat mengagumkan…mobil jeep jadi seperti layaknya seekor laba-laba…  

Foto-Foto Mobil Jeep Offroad 
Dengan Suspensi Khusus

Suspensi Jeep 1Suspensi Jeep 2Suspensi Jeep 3Suspensi Jeep 4Suspensi Jeep 5Suspensi Jeep 6Suspensi Jeep 7Suspensi Jeep 10Suspensi Jeep 11jpgSuspensi Jeep 13jpgSuspensi Jeep 14jpgSuspensi Jeep 15jpgSuspensi Jeep 16jpgSuspensi Jeep 21jpg

Weleh…Weleh…Mobil Jeep Seperti Laba-Lba
Bisa Ngerayap… ?

Lihat Hasil yang lain disini !!





Tren Modifikasi Offroad Jenis Rock Racing

  Rock Racing sebagai cabang baru Offroad di Amerika Serikat memang mengundangkan banyak pertanyaan dari para penggemarnya, bagaimana spesifikasi mobil tersebut agar dapat mengakomodir kebutuhan jalur speed offroad sekaligus jalur rock crawling. Hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi modifikator kendaraan Rock Racing.

Rock Racing sendiri merupakan olahraga offroad yang baru berkembang di Amerika semenjak 3 tahun silam. Offroad jenis ini menggabungkan cabang Desert Racing dan Rock Crawling. Dimana peserta dilepas berpasangan setiap 15 detik, untuk mengarungi kombinasi gurun pasir dan bukit bebatuan sepanjang 90 mil. Jika kita melihat langsung fisik daripada kendaraan Rock Racing, maka sepintas lebih mengingatkan kita kepada kendaraan Rock Crawling. Tetapi, dimana perbedaan lainnya?

MESIN :
KLIK GAMBAR>>

Rock Racing membutuhkan mesin yang memiliki horsepower besar, karena offroad jenis ini menuntut peserta untuk memacu maksimal kendaraannya di bagian gurun pasir. Tentunya hal ini berbeda dengan rock Crawling yang lebih mengunggulkan torsi mesin ketimbang horsepower. Karena pada offroac Rock Crawling, bukan kecepatan yang dinilai. Mesin pada kendaraan Rock Racing mampu menghasilkan tenaga diatas 650 horsepower dan digeber hingga 160km per jam diatas permukaan pasir bergelombang. Jenis mesin yang banyak digunakan adalah mesin berkonfigurasi V8 dengan kapasitas diatas 5000cc.

SUSPENSI :
KLIK GAMBAR>>
Suspensi menjadi bagian yang penting, bukan hanya pada Rock Racing, tetapi hampir di semua jenis offroad. Pada Rock Racing, penggunaan jenis suspensi tidak dibatasi. Kebanyakan peserta menggunakan suspensi yang terdiri atas kombinasi bypass shock dan coil over shock. Tentunya hal tersebut tidak berbeda dengan Rock Crawling maupun Offroad Racing, yang membedakan adalah setting daripada suspensi tersebut. Setting suspensi untuk Offroad Racing cenderung keras demi kestabilan pada kecepatan tinggi, sementara rock Crawling cenderung lebih lentur agar mendapatkan traksi yang optimal saat memanjat batu. Untuk Rock Racing, setting suspensi harus dapat mengakomodir kedua jenis offroad diatas. Sehingga banyak modifikator yang berlomba-lomba untuk membuat kendaraan Rock Racing. Merek shock yang banyak digunakan adalah Fox shox, King Shocks, Radflo, Race Runner, dll.

KONSTRUKSI
KLIK GAMBAR>>

Rangka serta desain bodi kendaraan Rock Racing sangat mirip dengan kendaraan Rock Crawling. Rangka menggunakan pipa berbahan chromoly yang dibungkus dengan bodi fiberglass. Tetapi mayoritas kendaraan Rock Racing menggunakan kabin berkursi ganda, yang diisi oleh Driver dan Co-Driver. Peran seorang Co-Driver pada offroad Rock Racing bukan hanya semata sebagai penunjuk jalan di medan gurun pasir, tetapi juga membantu Driver dalam melakukan recovery dengan menggunakan winch, saat terjadi stuck di tumpukan bebatuan.
Penggunaan ban yang tepat membantu kita menjaga traksi agar tetap optimal di permukaan batu, tanah, maupun pasir. Rock Racing membebaskan para peserta dalam memilih ukuran ban yang akan mereka pasang di kendaraannya. Sama seperti Rock Crawling, kebanyakan peserta pada event Rock Racing menggunakan ban offroad yang memiliki ukuran 37 inch hingga 44 inch. Ban yang mereka gunakan adalah ban offroad yang berspesifikasi khusus untuk Rock Crawling. Ban jenis ini memiliki kompon yang sangat lunak sehingga dapat dengan mudah mencengkram diatas batu. Tetapi tidak sedikit juga peserta yang menggunakan ban offroad berspesifikasi khusus Offroad Racing. Ban jenis ini memiliki jumlah ply yang sangat banyak, sehingga memiliki ketahanan ekstra dalam melibas permukaan offroad pada kecepatan tinggi. Oleh karena itu, penggunaan ban yang paling optimal untuk Rock Racing kembali lagi ke peserta itu sendiri.




No Boundaries

IMG_9280Salah satu keunggulan mobil offroad adalah tidak ada batas apapun.Dan ini di buktikan oleh Suzuki Jimny Jangkrik yang satu ini. Walaupun secara dimensi mobil ini sangat mini apalagi jika dibandingkan dengan mobil offroad lain seperti FJ40, CJ7, Cherokee, Land Rover dan lain-lain, tentu saja jangkrik ini membuat orang akan under estimate.”weiitss, justru yang dianggap kelemahan itu bisa kita jadikan kelebihan” demikian terang Vido,offroader kawakan yang juga pemilik mobil ini.Kecil dan ringan itu membuat mobil ini menjadi unggul. Dengan sentuhan yang tepat sana-sini,jangkrik ini akan siap menerkam lawan yang mempunyai bodi dan mesin jauh lebih besar.
Langkah pertama adalah memperkuat struktur bodi dengan sisyem tubular. Tujuannya agar bodi lebih rigid IMG_9279dan mampu diajak bermanufer ekstrim.
Butuh pengorbanan? Jelas…radiator dipindahkan kebelakang lengkap dengan extra fan nya, tujuannya agar ketika terjadi benturan keras,mesin masih bisa berfungsi dengan suhu yang baik. Sebagai penyeimbang, winch Warn di posisikan di belakang.”jadi klo kita jump, mobil nggak nukik mas” terang Vido lagi.Untuk melengkapi itu semua, ban diganti ukuran 31 lansiran Simex Trekker yang memang cocok untuk urusan adventure ekstrim. Shockbreakernya menggunakan coil over Nitrogen buatan Negara tetangga, Thailand. Hasilnya, jarak traveling bodi jadi jauh lebih baik, pengendalian yang mantap dan mampu diajak pada manuver ekstrim sekalipun seperti jumping misalnya tanpa takut sedikitpun.
Karena kapasitas mesin asli hanya 800cc, maka diputuskan mengganti mesin Suzuki Katana 1000cc yang sudah di rekondisi total tentunya dan siap untuk diajak beraksi. Hasilnya…no boundaries lah….
Specification :
Engine 4 cyl in line Suzuki Katana 1000 cc, rekondisi, custom radiator Exterior full tubular body, aluminium bordes, winch Warn Kaki-Kaki ban 31 Simex Trekker, velg Taft GT, nitrogen Shock, final gear Interior Jok semi bucket, Sparco steering wheel, custom panel, custom dashboard
Copy of IMG_9289IMG_9304IMG_9277

Sejarah Toyota Land Cruiser FJ40

Siapa yang tidak kenal dengan produk Toyota yang satu ini. Tangguh, bandel dan easy maintenance. Yup,Land Cruiser atau biasa dikenal dengan Toyota FJ menjadi salah satu produk legenda yang ikut mewarnai dalam berbagai kegiatan penting di dunia. 
 
Orang Jepang sendiri biasa menyebutnya Rando Kuruza yang di produksi pertama kali pada tahun 1954. Ketika Jepang menginvasi Filipina pada 1941,mereka terinpirasi oleh Bantam MKII yang merupakan kendaraan pengangkut dengan kemampuan multiguna.
Akhirnya untuk mendukung kampanye perang pasifik, pemerintah Jepang memerntahkan Toyota untuk membangun sebuah mobil multifungsi yang tangguh dengan perwatan yang mudah (miripdengan kebijakan pemeintah Jerman pada VW dan Jeep di Amerika). Akhirnya AK10 diciptakan dengan mesin 2259 cc,4 silider 3 percepatan dengan 2 percepatan 4x4 pada 1942. Ini adalah cikal bakal Toyota Land Cruiser.
Pada tahun 1954 technical director Toyota Hanji Umehara member nama “Land Cruiser” pada produk lanjutan dari AK10 yang menjadi BJ dan FJ Series. Produk ini juga mendapat saingan berat dari Inggris yang merilis Land Rover di tahun yang sama. Nama Land Cruiser sendiri sebenarnya sudah digunakan pada produsen sedan mewah Amerika Studebaker Land Cruiser.Namun ternyata pihak Studebaker mengijinkan.
Dari pengembangan seri BJ,maka pada 1955 Toyota memperkenalkan salah satu mesin tangguhnya yaitu F series dengan daya 3.9 liter 6 silinder berbahan bakar bensin. Pada tahun yang sama Toyota juga mengembangkan system per daun yang lebih tipis, ringan namun kuat dan nyaman. Tonggak teknologi ini lah yang akan di masukan pada Toyota seri FJ dimana peruntukannya adalah selain untuk kendaraan multiguna, namun juga angkutan barang serba bisa (light truck) dengan kapasitas penumpang yang juga besar.
1960 merupakan tonggak bersejarah buat FJ series dimana “the classic FJ 40 diperkenalkan dengan berbagai kelebihan seperti mesin F 3.9 liter, design yang fashion dan abadi serta konstruksi chassis yang kuat namun tetap lentur dengan topangan kaki-kaki khas FJ series. Hanya 5 tahun, FJ 40 mampu menembus angka 50.000 unit penjualan dan 3 tahun berikutnya pada 1968 angka 300.000 unit mampu terjual pada pasaran dunia.
FJ40 bertahan hingga tahun 1983 dimana beberapa improve penting dilakukan seperti menggunakan mesin 2F 4.2 liter yang lebih efisien dan bertenaga. Selain itu di beberapa Negara seperti Brazil FJ40 dibekali mesin Mercedes Benz Diesel bertenaga 79Hp dan versi militer yang digunakan tentara Irlandia. Toyota juga memperkenalkan mesin Diesel 4 silinder B series (cikal bakal mesin truck Dyna) untuk mengakali import masuk barang yang tinggi untuk mesin 6 silinder. all_mountain


Predator Berkaki Lentur

Modifikasi Sistem SuspensiTaft GT

Regi Hendrayanto mahasiswa semester 5 yang sejak SMP sudah mengenal dunia off-road dari sang ayah. Kecintaan sang ayah akan dunia off-road menular kepada pemuda 20 tahuh ini. Untuk menyalurkan hasrat berpetualangnya, sang ayah menggunakan Suzuki Jimny long yang di persenjatai dengan kaki- kaki lentur karena menggunakan per keong pada setiap rodanya. Berawal dari sinilah ide untuk merubah suspensi Taft GT-nya untuk menggunakan koil spring. Kendaraan harian ini akhirnya dibawa oleh Regi ke bengkel XC Trail untuk dirubah kaki-kakinya.

Sebelum pengerjaan, Reizy sang juragan bengkel banyak berdiskusi dengan Regi, suspensi seperti apa yang akan di terapkan pada Taft GT-nya. Regi menginginkan kendaraan yang nyaman di kendarai di jalan aspal, tapi juga tangguh di medan off-road. Mendapat tantangan dari Regi, dengan bermodalkan seluruh info baik dari majalah maupun teman-teman seniornya yang pernah merombak dari per daun ke per spiral, akhirnya Reizy menemukan racikan hitungan yang pas. Racikan ini didapat dari sebuah software yang berisi tentang cara menghitung setingan kaki-kaki untuk mendapatkan sebuah kendaraan off-road yang tangguh, aman dan nyaman.



Kesulitan timbul pada waktu menentukan titik yang tepat pada kaki-kaki depan, Reizy harus mencoak chasis depan sekitar 0,5 cm, dikarenakan ruang suspensi yang sempit pada Taft GT. Untuk kaki-kaki bagian belakang sama sekali tidak mengalami masalah. Kemudian ketika Reizy membuat stabilizer, perangkat ini harus bisa di gunakan di semua kondisi jalan, baik on-road maupun off-road. Stabilizer ini adalah alat untuk menjaga keseimbangan antara sumbu gardan bagian kiri dan kanan. Sedangkan di dunia off-road stabilizer tidak lazim dipakai.



Untuk mengakali dua kondisi jalan yang berbeda ini, Reizy menemukan sebuah ide, yang mana stabilizer tersebut dapat  digunakan di dua kondisi jalan yang berbeda. Caranya dengan menggunakan freelock sebagai penghubung antara stabilizer bagian kanan dan kiri. Jika ingin menggunakan stabilizer putar pada posisi lock, jika tidak ingin digunakan putar pada posisi free. Mudah dan simple tetapi pengaruhnya sangat besar pada handling mobil. Biaya untuk pengerjaan kaki-kaki tersebut menghabiskan dana sekitar 12 juta, belum termasuk alat-alat yang di gunakan. Dengan lama pengerjaan 3 minggu. (PRS-mobiljip.com/RAW)

Jenis mobil : Daihatsu Taft GT F70 (1995) Mesin : Standar type DL
Bahan bakar : Solar
Spring depan : Suzuki Vitara standar
Spring belakang : Toyota Corona 2000
Shock breaker : Depan Procomp ES 9000, belakang Toyota land Cruiser VX-R
Gardan Depan : Standar Daihatsu
Gardan Belakang : Standar Daihatsu
Tie Rod & long tie rod : Standar Daihatsu
System suspensi : Depan, 3 link with pan hard rod, Belakang 5 link with pan hard rod
Shock steer : Procomp 3000
Bushing : Standar Suzuki Vitara dan pillow ball johny joint
Ban dan Velg : Good Year Wrangler AT, velg lupa merknya

Lihat Hasil dari Kaki-kaki Taft, Read More>> 


Mobil Offroad Baru dari Tiongkok


JAKARTA- Mobil-mobil offroad rasanya kini semakin marak. Setelah Komodo yang berhasil lahir dari kreasi anak-anak bangsa, kini hadir mobil offroad lain dari PT Maha Era Motor (Mahator).

Namanya cukup unik, yakni Karat. Mahator sendiri sebenarnya sudah melanglang buana di industri automotif Tanah Air sejak 1996. Namun saat itu produsen yang memiliki pabrik perakitan di Cikampek, Jawa Barat ini menyasar segmen sepeda motor.

"Ya, dulu kita memang bermain di roda dua, sampai sekarang juga tetap ada perakitan sepeda motor, tapi kita juga merambah ke mobil karena kita dituntut untuk terus berkembang," ucap Director Mahator, Bambang Sungkono ketika ditemui di gedung Departemen Perindustrian (Depperin), Jakarta.

Mahator Karat, katanya merupakan produk asal Negeri Tiongkok. "Tapi produk kita punya banyak keunggulan dibanding mobil offroad lain," tambahnya.

Keunggulan tersebut tutur Bambang misalnya saja desain windscreen yang lebar sehingga pandangan pengemudi lebih leluasa, rangka yang kuat, suspensiy ang empuk, bak yang dilengkapi sistem hidraulik, dan juga sistem penggerak empat roda dan dua roda (4WD dan 2WD), hingga penggunaan pelak aluminium yang ringan namun kuat.

Sementara untuk mesinnya, Mahator menggunakan sumber tenaga berkapasitas 669 cc liquid cooled 4 tak satu silinder. Dengan mesin ini mobil yang sanggup dipakai untuk pertambangan, perkebunan atau bahkan di pantai itu bisa menghasilkan tenaga sebesar 25 kW pada 5.000 rpm dengan torsi 49 Nm di 5.000 rpm.

Agar mampu melintasi medan-medan ekstrim, Karat dibekali suspensi independent double swing arm baik diroda depan maupun belakang. Kaki-kaki ini disandingkan dengan ban berukuran 25x8-12 di depan dan 25x10-12 dibelakang.

Dengan panjang 3.010 mm, lebar 1.460 mm, dan tinggi 1.840 mm, Mahator Karat memang terlihat cukup bongsor. Namun ini tentu membuat dua penumpangnya lebih nyaman ketika berada di kabin kendaraan tersebut.

Tertarik? Bambang mengungkapkan mobil offroad ini dibanderol dengan harga Rp100 juta, dengan pilihan warna merah, biru, hitam, hijau tua, dan kuning. "Tapi kita belum resmi diluncurkan, mungkin beberapa bulan lagi, tapi kalau yang mau pesan sudah bisa," tutupnya

Solusi Untuk Meninggikan Kaki-kaki Mobil

Modifikasi bagian kaki-kaki mampu dilakukan cukup ekstrim untuk mobil jenis low MPV dan low SUV, hingga dapat menambah tinggi suspensi layaknya sebuah mobil Offroad dalam dunia modifikasi, merubah dan meninggikan kaki-kaki mobil jenis tersebut dikenal dengan modifikasi ALTO (All Terrain Off Road). Dulu banyak orang mengidentifikasikan modifikasi ALTO ini identik dengan modifikasi mobil jenis two wheel (2 x 4 wheel drive) seperti Escudo, Terrano, Blazer ataupun Kijang,namun saat ini sudah tidak bisa dibilang seperti itu karena mobil four wheel drive (4WD) yang dimodifikasi tidak ekstrim pun bisa juga disebut mobil dengan modifikasi ALTO, intinya ALTO itu identik dengan meninggikan mobil.Dalam Hal ini, BangSobil merekomendasikan agardalam memodifikasi ALTO selalu memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:1. Suspension Lift
Meninggikan mobil dengan cara memodifikasi atau mengganti per dan shock absorber yang lebih tinggi. Untuk melakukan tahapan ini, diperlukan biaya kurang lebih 2 hingga 3,5 juta dan inipun perkiraan biaya jika modifikasi tidak ekstrim.
2. ImageBody Lift
Meninggikan mobil dengan dengan cara mengganjal antara body dan sasisatau rangka menggunakan bodi lift kit, akan tetapi cara ini hanya bisa dilakukan pada mobil yang bisa dibilang menggunakan sasisatau rangka model konvensional, jadi pada mobil dengan jenis rangka monokok atau yang meyatu dengan body tidak bisa. Artinya mobil yang antara rangka dan body-nya dibuat terpisah, seperti contohnya terdapat pada mobil real Jeep dan Kijang selain dari Kijang Innova bisa menggunakan body lift untuk meninggikan ground clearance mobilnya.
3. Pelek dan Ban
Meninggikan mobil dengan mengganti ban yang berukuran inci lebih besar.


Modifikasi ALTO itu tahapan membangunnya dimulai dari kaki-kaki, per, pelek dan ban terlebih dahulu. Selanjutnya tahap kedua masuk ke penambahan aksesoris penunjangnya, pada tahapan inilah yang menjadi penentu arah konsep modifikasi ALTO. Karena setelah kaki-kaki mobil menjadi tinggi, modifikasi ALTO terbagi 2 lagi, pertama bisa ke arah seperti Jeep ekstrim, seperti pemakaian ban besar untuk off-road (ban pacul), wings, rack atas (roof rack), over fender, snorkle, dan yang kedua itu bisa ke arah SUV standar seperti pemakaian pelek besar dengan ban yang lebih seperti mobil harian, semua tergantung dari selera dan kebutuhan pemilik.

Hal Yang Perlu Diperhatikan dalam membangun mobil ALTO agar mampu menjaga faktor safety dan kenyaman saat mengemudikannya:
- Penggunaan ban
Sesuaikan jenis ban dengan kebutuhan, apakah kendaraan hanya untuk digunakan dijalanan aspal yang rata atau untuk melalui jalanan penuh tanah dan batu. Gunakan ban yang lebih lebar dari ukuran standar.
-Keraskan Suspensi
Mobil yang telah ditinggikan otomatis akan lebih limbung dan tidak stabil, untuk itu suspensi yang berkarakter keras akan lebih baik jika digunakan pada mobil-mobil ALTO.
Terakhir yang diperlu diperhatikan lagi saat mengemudikan mobil ALTO dijalanan adalah batasi kecepatan, karena mobil yang tinggi tidak bisa stabil pada kecepatan tinggi layaknya mobil-mobil balap.

Lihat Cara Tambahan untuk Meninggikan Kaki-kaki Mobil. READ MORE>> 


Tambah Tenaga Lewat Porting And Polish


Ada banyak cara untuk meningkatkan performa kendaraan kita, tapi salah satu cara yang paling sering dipakai untuk meningkatkan performa kendaraan adalah dengan melakukan Porting n Polish (PnP). Dengan melakukan PnP, tenaga dari mesin mobil dapat meningkat tanpa harus ditambahkan perangkat racing seperti turbo ataupun supercharger, biasanya bermain PnP dapat disebut juga mesin N/A (Naturally / Aspirated). 



Porting adalah membentuk kembali lubang intake dan exhaust cylinder head agar volume udara dan bahan bakar yang masuk jadi bertambah besar dan lebih bebas hambatan. Sedangkan polishing adalah menghaluskan bagian-bagian yang sudah diporting dan bagian lain dari mesin agar hisapan udara dan BBM yang masuk jadi semakin lancar.


Performa Mesin Meningkat
PnP sendiri adalah suatu pekerjaan tangan dengan menggunakan alat khusus (Porting Polish Kits) yang tujuan utamanya adalah memperbaiki efisiensi volumetric suatu mesin untuk mendapatkan performa mesin yang maksimal dan efisien. Biasanya mesin dari pabrik efisiensi volumetricnya hanya dalam kisaran 70%, tapi dengan PnP efisiensi volumetricnya bisa ditingkatkan menjadi kurang lebih 80-85%.

“Bagian-bagian mesin yang dapat di PnP adalah exhaust cylinder head dan intake manifold. Untuk menghilangkan bekas paking dan juga baret-baret yang ada pada Cylinder head maka permukaan bawah head dihaluskan dengan dipapas. Besarnya diameter Cylinder head yang dipapas tergantung dari kondisi dari Cylinder head itu sendiri, karena semakin banyak yang dipapas akan membuat  Cylinder head menjadi makin tipis. Lama waktu pengerjaan lumayan lama bisa sampai 6-8 hari tergantung dari mesin mobil apa yang akan di PnP. Begitu juga dengan biaya pengerjaannya, tergantung juga dari jenis mesin mobilnya juga." 

Jika PnP dilakukan secara presisi atau pengukuran yang benar, efeknya adalah tarikan mesin menjadi lebih enteng, nafas mesin lebih panjang, akselerasi lebih spontan dan konsumsi bahan bakar juga jadi lebih efisien. Ini semua karena aliran bahan bakar dan udara jadi lebih lancar masuk ke ruang bakar, sehingga tenaga lebih besar dan pembakaran sempurna dan bila mobil dikendarai dengan normal bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.Tapi akibat dari PnP yang membuat tarikan mobil lebih enteng inilah, maka kebanyakan orang jadi lebih sering menekan pedal gas lebih dalam, yang membuat konsumsi bahan bakar mobil malah menjadi lebih boros.

Jangan Asal Ganti Header Dan Knalpot


Mengganti header dan knalpot adalah salah satu cara untuk meningkatkan performa kendaraan tanpa harus melakukan perubahan jeroan blok mesin.

Knalpot sendiri adalah pipa gas buang untuk mesin mulai dari bagian tengah hingga ujung belakang. Sedangkan header, sesuai dengan namanya adalah bagian pangkal dari seluruh pipa gas buang mobil yang menghubungkan lubang gas buang (Exhaust) pada blok mesin dengan pipa knalpot. Penggantian knalpot dapat meningkatkan performa hingga 15%, sedangkan apabila hanya mengganti header dan muffler-nya saja hanya mampu mendongkrak performa sebesar 5% saja. 

Jangan Sampai Salah Konfigurasi Header
Konfigurasi dari header knalpot itu bisa bermacam-macam, sesuai dengan karakter dan bentuk mesin dan jumlah silindernya ataupun bisa juga dibuat sesuai dengan yang diinginkan (Custom). Yang pasti bentuk header selalu berawal dengan beberapa saluran masuk dan berakhir dengan satu saluran buang. Secara umum mobil yang mengusung mesin empat silinder, header dibuat dengan konfigurasi 4- 2-1 atau bisa langsung 4-1, biasanya untuk besarnya diameter pipa header adalah 2”.

Maksud istilah header berkonfigurasi 4-2-1 adalah header dengan empat saluran masuk dari lubang exhaust kemudian digabung menjadi dua saluran dan yang terakhir digabung lagi menjadi satu saluran. Sedangkan untuk model konfigurasi 4-1 adalah header yang langsung menggabungkan keempat saluran masuk menjadi satu. Untuk header 4-2-1 yang dikumpulin adalah ujung pipa 1 dengan 4 dan 2 dengan 3, soalnya melihat posisi dari piston, dimana langkah buang 1 dan 4 hampir bersamaan, begitu juga dengan 2 dan 3, makanya disatukan biar membuangnya bersamaan. Kalau posisinya terbalik tarikannya mobil malah bisa ngempos.

Setiap konfigurasi mempengaruhi karakteristik performa yang akan dihasilkan pada sebuah kendaraan. “karakter dari header 4-2-1 bisa menghasilkan tenaga tarikan bawah yang lebih mantap. Sedangkan untuk karakter header 4-1 lebih bagus pada peningkatan top-speed alias pada tarikan atasnya” ujar Hanes, juragan dari Ambarukmo Knalpot yang terletak dibilangan Jakarta Timur ini. Tapi tetap saja faktor penentu akhir adalah karakter dari mesin itu sendiri karena akan sangat menentukan jenis header yang mau diaplikasikan, apalagi untuk mesin mobil yang sudah dimodifikasi.

Untuk membuat konfigurasi header 4-2-1 biasanya lebih ribet, karena selain desain yang ribet juga terkendala ruang kompartemen mesin yang ada dan kalau tidak memungkinkan untuk dibuat header dengan konfigurasi 4-2-1, dapat menggunakan konfigurasi 4-1 tapi primary pipe-nya saja yang dibuat panjang untuk mengejar torsi bawah. Jarak antara tabung dengan header juga akan sangat mempengaruhi performa dari mobil.

Sesuaikan Dengan Karakter Mesin
Apabila ingin performa mobil meningkat, tapi suara mobil menjadi tidak berisik, cukup hanya dengan mengganti header dari mobil dan tidak perlu mengganti knalpotnya. Alternatif lainnya adalah untuk memaksimalkannya dengan cara mengganti pipa knalpot, tapi tetap menggunakan tabung peredam beserta resonatornya. Tapi kalau memang doyan dengan suara knalpot yang berisik, selain mengganti header juga bisa mengganti pipa knalpotnya.
Setiap penggantian tiap bagian dari saluran buang harus disesuaikan dengan karakter mesin mobil karena kalau tidak mesin bisa kehilangan tenaganya. Knalpot free-flow yang mengeluarkan suara sangar, hanya cocok buat mesin yang sudah dimodifikasi cukup serius. Karena untuk jenis mesin seperti itu membutuhkan saluran pembuangan yang sangat lancar. Sedangkan untuk mesin yang masih standar, saluran free-flow justru bisa membuat mobil menjadi ngempos tarikannya karena mesin juga membutuhkan tendangan balik hasil dari tahanan pada knalpot untuk bisa mencapai putaran torsi maksimumnya.

Di Ambarukmo knalpot, untuk produksi knalpot full mulai dari header hingga muffler baik itu model custom ataupun dengan brand Hanes dipatok harga sebesar ±2,5 juta. Sedangkan untuk muffler dengan bahan stainless stell dihargai antara 700 ribu hingga 1,2 juta. Untuk header, yang mempunyai konfigurasi 4-1 dijual seharga 700 ribu dan yang ingin mempergunakan konfigurasi header 4-2-1 dilepas dengan harga 900 ribu.

Jadi jangan sembarangan untuk mengganti knalpot ataupun headernya. Lebih baik dikonsultasikan terlebih dulu dengan orang-orang yang mengerti tentang knalpot atau langsung bertanya ke bengkel knalpot. Jangan sampai ingin meningkatkan performa mobil tapi ternyata hasilnya malah membuat mesin loyo. KLIK ( Lihat Gambar )


LSD - Perangkat Wajib Buat Drifter

Drifting memang mengasikan dan aksinya dapat membangkitkan adrenalin siapapun yang melihatnya. Tapi perlu diketahui bahwa mobil yang dipakai untuk drifting sebaiknya diupgrade dahulu. Oleh karena itu drifter wajib tahu add-on drifting agar aksi-aksinya lebih aman dan seru.

Ada sebuah add-on wajib buat para drifter yang disebut Limited Slip Differential (LSD). Fungsi utama dari  LSD adalah untuk mengatur alur kecepatan tiap roda, meratakan torsi mesin kesemua roda yang masih kontak dengan ground, dan untuk meningkatkan stabilitas serta unsur keamanan. Prinsip kerjanya adalah dengan cara memindahkan torsi pada saat diperlukan (khususnya pada saat menikung) dan menjaga roda agar tidak selip atau berputar di tempat (spin). Sistem ini akan menyalurkan torsi ke roda yang memiliki traksi terbaik, sekaligus mengurangi pasokan daya ke roda yang tergelincir.
Untuk peletakkan atau aplikasinya, pada mobil-mobil berpenggerak roda depan, LSD ditempatkan di transmisi, sedangkan untuk berpenggerak belakang ditempatkan di gardan/differensial. Dilihat dari fungsinya inilah makanya LSD sering juga disebut dengan sistem penambah traksi dan menjadi alat wajib bagi para pengguna mobil untuk tujuan Drift, Balap, dan Offroad.

Image

Karakteristik LSD sendiri ada 2 Macam, yaitu yang sensitif dengan torsi dan yang sensitif dengan kecepatan. Sedangkan berdasarkan mekanismenya, LSD terbagi lagi menjadi tiga macam, yaitu LSD dengan Visco, LSD dengan Clutch dan LSD dengan Gearing/full mechanical.

1. Viscous LSD
LSD jenis ini terbilang cukup nyaman apabila dipergunakan untuk harian, karena menggunakan sejenis fluida/oli, dimana pada saat salah satu roda berputar berlebihan, oli akan mengental lalu menimbulkan efek mengunci pada roda tersebut sehingga tenaga disalurkan ke roda lainnya. Kelemahannya terletak pada kemampuan untuk menahan slip yang tidak terlalu baik.

2. Clutched LSD
LSD tipe ini bereaksi terhadap torsi as kopel (penghubung mesin dengan gardan). Semakin cepat perputarannya, maka semakin keras penekanan kopling (clutch). Kemampuan untuk menahan slip terbilang cukup baik, karena ketika melakukan oversteer, sistem ini bekerja pada torsi dan kecepatan. Dan untuk drifting, LSD yang direkomendasikan adalah jenis ini karena kemampuannya untuk men-sense torsi dan kecepatan. Kelemahannya terletak pada maintenance-nya akibat kopling yang akan cepat aus.

3. Geared LSD
LSD tipe ini sangat kuat untuk menahan slip dan free maintenance. Walaupun kenyamanan berkurang cukup drastis, tetapi pengurangan/hambatan ketenaga lumayan bagus. LSD tipe ini sangat bergantung pada torsi, bukan kecepatan tiap as roda. Jadi dengan kata lain, LSD ini sangat mumpuni ketika dipakai dipermukaan kering, tapi menjadi kebalikan ketika dipakai dipermukaan licin. keunggulan Geared LSD yang tidak dimiliki oleh Clutched LSD adalah bisa di pakai untuk mengatur torsi antara as roda depan dan as roda belakang pada mobil-mobil 4WD.

Drifing Memompa Adrenalin
Drifing Memompa Adrenalin
Cara kerja sistem LSD
Berdasarkan status input torsinya, ada 3 jenis status LSD, yaitu Load, No Load, dan Over Run. Dalam kondisi Load, maka kinerja kopling akan sejajar dengan perputaran dari as kopel. Sedangkan pada kondisi No Load, kinerja kopling akan diturunkan menjadi kopling statis. Sedangkan untuk kondisi Over Run, kinerja kopling punya kelakuan khusus yang akan cenderung kearah 1 way, 1.5 way atau 2 way.

LSD 1 Way direkomendasikan untuk kendaraan berpenggerak roda depan (FWD) dan tergolong tipe LSD yang sangat aman, karena sistem ini bekerja pada saat berakselerasi saja. Untuk LSD 2 Way, tipe ini direkomendasikan bagi para Drifter. Dengan mempergunakan LSD tipe ini, dapat membantu para drifter melakukan drifting dengan baik pada saat menikung, karena sistemnya mampu bekerja pada saat akselerasi dan deselerasi. Sedangkan untuk LSD 1.5 Way, sifatnya lebih cenderung diantara ke-2 tipe LSD ini dimana pada jenis ini lebih kuat disektor akselerasi daripada deselerasi.

Menurut Taqwa salah satu mekanik dari Garden Speed, penggunaan LSD membuat pegangan kemudi semakin stabil karena daya yang dihasilkan mesin akan dibagi pada roda kiri dan kanan, Begitu juga pembagian tenaga bagian depan dan belakang mobil. Hasilnya, respon menjadi lebih baik sehingga membuat mobil tetap stabil sekalipun dipacu zig zag. LSD juga mampu membuat mobil tetap terkendali sekalipun harus melewati medan berlumpur atau bersalju. Untuk itulah, biasanya mobil-mobil di Eropa dan Amerika untuk pabrikan standarnya sudah mengaplikasikan parts LSD.

Teknik Dasar Drifting

Drifting merupakan teknik menyetir di mana pengemudi berusaha membuat agar mobilnya berada dalam posisi miring dan meluncur selama mungkin. Biasanya para drifter (pembalap drifting) hanya menggunakan gigi dua dan rem tangan (hand brake) untuk menunjukkan teknik tingkat tinggi ini, karena itulah sangat dibutuhkan keahlian tertentu dan disiplin yang cukup tinggi untuk dapat menguasai teknik mengemudi seperti ini.

Saat ini Drifting sudah menjadi olah raga profesional yang berjalan di bawah bendera D1 Grand Prix tapi sayangnya, sampai saat ini Drifting belum mendapat pengakuan dari FIA (payung besar road race untuk kompetisi balap mobil yang membawahi ajang-ajang balap mobil semacam F1, A1, F3, F3000, GoKart dan World Rally).

Awal mula 
Drifting tumbuh di Jepang sekitar petengahan 1960-an, dipelopori kalangan motorsport underground yang dijuluki rolling zoku. Mereka mempraktikkan teknik opposite-lock dari reli ini di jalan pegunungan (touge) yang berkelok-kelok dan beraspal licin di wilayah Rokkosan, Hakone, Irohazaka dan Nagano.

Pada tahun 1970-an, Kunimitsu Takahashi, yang merupakan pembalap F1 legenda Jepang, mendapatkan inspirasi ketika ia mencoba bagian depan mobilnya mengikuti apex (titik paling pinggir dari sebuah tikungan) dengan kecepatan tinggi dan menggunakan rem tangan untuk mengikuti tikungan itu.

Pada tahun 2001, Daijiro Inada (pendiri Option Magazine dan Tokyo Auto Salon) bersama Keiichi ‘Dorikin’ (Raja Drifting) Tsuchiya (pembalap turing dan juga ‘Bapak Drifting Profesional’) membuat seri kompetisi drifting profesional, D1 Grand Prix (D1 GP).

Jenis Mobil Untuk Drifting
Biasanya mobil-mobil yang diturunkan dalam ajang drifting adalah mobil-mobil yang berbobot ringan hingga sedang dengan tipe coupe/sedan dan menggunakan penggerak roda belakang atau FR (front engine, rear-wheel-drive) seperti Nissan Skyline, Nissan Sylvia, Toyota Mark II, Toyota Corolla DX, dan Toyota Levin/Sprinter Trueno (AE86). Soalnya pada mobil jenis ini tenaga untuk sliding selalu disalurkan oleh roda belakang, sedangkan roda depan dimanfaatkan untuk mengontrol mobil/drift.

Tapi saat ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa mobil-mobil yang menggunakan tipe penggerak seluruh roda FA (front engine, all-wheel-drive) semacam Subaru Impreza WRX STi dan Mitsubishi Lancer Evolution dan penggerak roda depan FF (front engine, front-wheel-drive) juga ikut turun dalam ajang drifting. Kesulitan akan didapat apabila memakai mobil dengan penggerak roda depan atau FF, dimana tenaga dan kontrol ada di roda depan sehingga agak susah untuk menaklukkan beberapa tikungan sekaligus. 

Teknik Dasar Drifting
Teknik drifting dilakukan dengan cara membiarkan ban belakang slip dengan alur yang lebih besar daripada ban depan. Ini biasanya terjadi saat mobil dipacu dengan kecepatan tinggi, kemudian arah dibelokan tanpa mengurangi kecepatan mobil. Jika teknik drifting dilakukan dengan tidak tepat, bisa menyebabkan mobil melintir dan kehilangan kendali. Karena itu, kecepatan dan sudut belokan harus diambil secara akurat.

Ada dua teknik utama yang digunakan oleh drifter untuk menciptakan gerakan drift yaitu Clutching (penggunaan kopling) dan braking (penggunaan rem). Dalam teknik clutching, saat mobil pembalap mendekati tikungan, ia akan menekan kopling dan pindah ke gigi 2. Lalu pembalap akan menekan gas sampai sekitar 4500 rpm. Saat kopling dilepas, akan ada putaran kuat pada ban karena saat itu mesin sedang berputar cepat. Kekuatan besar mendadak ini membuat ban belakang berputar sangat cepat sampai kehilangan traksi dan bagian belakang mobil akan melintir.

Sementara dalam teknik braking, pengemudi menarik rem tangan saat memasuki tikungan sehingga menyebabkan ban belakang terkunci dan kehilangan traksi dan menciptakan gerakan drift. Teknik ini adalah satu-satunya teknik yang bisa digunakan untuk mobil-mobil front wheel-drive (FWD). Sementara untuk mobil rear wheel-drive (RWD) memiliki setidaknya satu lusin teknik. Inilah sebabnya lebih banyak pro drifter yang menggunakan mobil rear wheel drive (RWD) untuk dibesut.
HandBrake Drift
Kopling diinjak dan disaat bersamaan hand-brake ditarik untuk menghilangkan traksi. Ketika traksi sudah hilang, kopling di lepas dan pedal gas ditekan sambil lakukan countersteering.
Power Slide
Syaratnya butuh mobil dengan mesin bertenaga besar. Caranya hanya dengan membejek pedal gas habis dan mengontrol arah mobil dengan setir.
Shift Lock
Drifting dengan cara menurunkan posisi gigi jadi lebih rendah. Hal ini membuat ban mengunci sehingga traksi hilang.
Clutch Kick
Drifting dengan cara menendang kopling segingga menimbulkan guncangan pada transmisi sehingga mempengaruhi keseimbangan mobil. Hal ini bakal membuat mobil slidding.
Braking Drift
Caranya saat masuk tikungan pedal rem diinjak sehingga bobot pindah ke depan. Kemudian pedal gas langsung dipijak sehingga ban belakang kehilangan traksi.
Feint/Scandinavian Flick
Caranya dengan memindahkan bobot kendaraan ke luar dengan cara memutar setir ke arah luar tikungan dan dengan tiba-tiba memutar balik setir sehingga bagian belakang mobil bergeser. Teknik ini seperti cara menikung mayoritas pereli.
Kansei/dynamic drift
Drifting dengan cara mengangkat pedal gas saat kecepatan tinggi. Ini terjadi karena saat pedal gas diangkat bobot pindah dari belakang ke depan.

Saat drift sudah tercipta dengan melakukan teknik yang benar, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah menjaga agar mobil tetap terkontrol. Untuk yang satu ini diperlukan keahlian dari si pengemudi dalam mengontrol kombinasi 
antara gas dan setir

Image

Ilustrasi ini memberikan sense yang bagus dari pengemudian dan menginjak pedal gas yang harus anda mengerti untuk menjaga mobil anda ketika melakukan drifting. Ketika menggerakkan mobil dari sudut full drift satu arah ke full drift ke arah yang berlainan, persiapkan untuk bagian belakang yang akan datang dengan tekanan yang berlebih ketika memulai drift dari arah depan. Berikan diri anda banyak ruang untuk menguasai teknik anda agar anda tidak lepas kendali atau menjadi sesuatu yang tidak dapat bergerak.

1.keraskan kemudi (steer hard) sewaktu membelok untuk mulai meluncur, kemudian lakukan banting-kemudi (countersteer) sebelum mobil keluar jalur
2.lanjutkan membanting-kemudi (countersteering) untuk mempertahankan laju luncuran. Ini merupakan tindakan untuk menyeimbangkan
3.sekarang anda mempersiapkan untuk tikungan selanjutnya. Tujuannya adalah agar dapat men-drift sepanjang lintasan yang dilalui tanpa meluruskan mobil selama beberapa saat ketika bagian belakang (buritan) mengayun 
4.anda harus memacu kecepatan sekarang, jadi persiapkan untuk membejek gas yang bertujuan untuk menjaga roda bagian belakang tetap meluncur. Traction kills drift!
5.Inilah saat-saat yang tersulit. Menjaga bagian belakang (buritan) tetap meluncur melalui tikungan sangat mudah, tapi men-drift terus pada lintasan lurus yang cukup berat. Pada saat anda kehilangan momentum, posisi mobil akan lurus kembali, tapi anda akan terkejut berpa lama anda dapat mempertahankan posisi meluncurnya. Semoga berhasil!   
 


Jumat, 25 November 2011

Suzuki Jimny Modifikasi

Jimny siera

Beberapa saat yang lalu saya ingin sekali memiliki mobil Suzuki Jimny Sierra,atau Jimny Samurai,atau Kanvas top namun hampir setahun lebih saya tidak pernah mendapatkan keinginan tersebut, biasanya terkendala barang yang sangat langka dan biasanya sudah dimiliki oleh orang orang yang memiliki kegemaran yang serupa hingga biasanya susah untuk di beli.
Di tahun 2008 lalu saya membaca iklan di salah satu surat kabar di jogjakarta yang memuat iklan tentang di Mobil Suzuki Jimny Canvas top yang akan di jual, melalui telpon saya pun bernegosiasi dengan pemilik mobil tersebut dan menanyakan rinci tentang kelengkapan mobil termasuk meminta kiriman foto kopi STNK yang memang menyebutkan type canvastop lengkap dengan 4 wil drive atau berpenggerak 4 X 4 seperti yang saya idamkan, tanpa pikir panjang saya pun akhirnya membuat kesepakatan dengan pemilik kendaraan tersebut tanpa melihat dulu kondisinya karena saya berada di luar daerah.

Jimny SJ 410

Kesepakatan pun akhirnya saya lanjutkan dengan transaksi pembayaran melalui seorang teman yang saya percaya sepenuhnya untuk melihat kondisi mesin dan di ikuti istri saya yang datang ke pemilik kendaraan tersebut akhirnya resmi terbeli oleh saya, namun betapa kagetnya ketika saya pulang ke rumah ternyata kendaraan yang saya harapkan tidaklah se suai dengan harapan saya kerena body mobil tersebut telah berganti dengan body kaleng Katana GX tahun 1995 yang karena body aslinya sudah tidak layak pakai di pemilik sebelumnya, apa hendak di sesali jika keadaan telah menjadi terlanjur karena kesalahan saya yang tidak menanyakan body nya hanya sekedar melihat STNK atau BPKB yang memang tertera Jimny Canvas Top tahun 1983.
Perburuan saya pada mobil jenis ini hampir saja menuai keputus asaan karena tidk pernah menemukan lagi di berbagai iklan dan kalautoh sempat melihat di jalanan rata rata tidak di jual oleh pemiliknya yang tentu saja membuat saya sangat merana dengan keadaan ini.
Pada bulan april kemarin akhirnya saya memutuskan untuk meminang SJ 410 tahun 1982 dengan kondisi body atap datar yang juga masih memiliki kelengkapan Transmini 4 X 4 yang lengkap walaupun kondisi bodynya sudah banyak yang keropos.
Dengan kondisi tersebut akhirnya saya memutuskan untuk memotong dan merombak body mobil tersebut sesuai dengan keinginan saya menjadi Type Jimny Canvas Top dengan merelakan untuk memotong body mobil tersebut sesuai atau mendekati aslinya Suzuki type Sierra.
Setelah sepakat dengan teman bengkel modifikasi yang memang akrab , saya akhirnya membekali teman tersebut dengan berbagai gambar dan foto untuk memodifikasi kendaraan tersebut, berikut foto foto proses modifikasinya yang sampai hari ini masih belum usai karena menunggu beberapa spare part pengganti  yang rusak seperti tempat duduk serta asesories yang lainya. Read More >>


Suzuki Jimny Sierra

Suzuki Jimny Sierra
                
Suzuki Jimny Sierra
Seorang off-roader edan asal Bandung melakukan rekayasa genetika. Muncullah makhluk bernama Jigado.
Di kalangan penyuka lumpur nama Hadi Kusnadi atau yang kerap disapa Atung sudah tidak asing lagi. Jip hasil modifikasinya pun sudah 2 kali diulas di majalah JIP. Toh, begitu keinginannya untuk membuat modifikasi tak pernah berhenti. Buktinya kini ia memunculkan Jigado (Jimny Gado-gado .red). Hehehe…


Suzuki Jimny Sierra

Suzuki Jimny Sierra
Seperti biasa gaya modifikasinya tergolong radikal. Meskipun bahan dasar modif berupa sasis dan bodi milik Suzuki Jimny Sierra, tapi komponen lainnya dicomot dari berbagai merek kendaraan lain.

Suzuki Jimny Sierra Monster Tire

Suzuki Jimny Sierra Monster Tire
Seperti misalnya mesin Jeep CJ-7, garden Mercedes Unimog 4011, girboks Toyota FA, per keong campuran milik Cherokee-Unimog dan sebagainya. Species baru yang dimunculkan Atung kali ini sedikit berbeda. Lantaran dimensi gambot dan berat yang jadi ciri khas rancangan pengusaha antenna parabola, kini tak terlihat pada ubahan Jimny Sierra-nya.
Jip bikinan Jepang ini terlihat ringkas seperti aslinya. Pemilihan garden Unimog 4011 dimensinya tak begitu lebar sehingga masih seimbang dengan bodi dan sasis Jimny. Selain itu rancangan bodinya pun dibuat simple. Hanya separuh bodi yang masih mencirikan Jimny, selebihnya rollbar yang dilas langsung ke sasis Jimny yang sudah di reinforce.
Kelenturan suspense Jigado biarpun belum terbukti ampuh di ajang kompetisi resmi layak diacungi jempol. Silahkan nikmati beberapa foto aksinya di halaman ini. Perhatikan liukan suspensi depan dan belakang yang mampu menyesuaikan level ketinggian batu.
“Jip ini memang dirancang untuk ikut rock crawling. Selain crawling ratio-nya low, traveling suspensinya juga lebih panjang. Biar manjat batunya lebih mudah,” cerocos Atung tanpa bisa distop. Menurutnya roda Jimny tunggangannya ini baru berputar setelah 147 putaran mesin.
Wah, sip juga nih!


SPESIFIKASI TEKNIS

Bodi dan Sasis Suzuki Jimny Sierra
Mesin Jeep CJ-7
Kapasitas Mesin 4.200cc
Jumlah Silinder 6 Silinder Segaris
Pengapian OEM CDI CJ-7
Pasokan Bahan Bakar Karburator OEM CJ-7
Altenator OEM Mitsubishi 100 Ampere
Aki Yuasa 100 Ampere
Girboks Toyota FA 5 Percepatan
Transfer Case Gas Sil 2,7 : 1
Gardan Unimog 4011 (depan-belakang)
Final Gir 1 : 7,56
Locker Air Locker Hydrolic (depan-belakang)
Ban Dunlop SP7 12,5×20
Pelek Unimog 20 inci
Sobreker Toyota Land Cruiser VX ( 3 depan- 4 belakang)
Per Coil Springs Unimog (depan), Cherokee (belakang)
Link Arm 5 link VHS (depan), 4 link ball joint (belakang)
Winch PTO Hydraulic 10 Ton
Rollbar Custom
Bumper Custom ARB (depan-belakang)
Jok OEM Jimny Sierra
Sabuk Pengaman 4 titik
Lampu Sorot 4 buah
Bengkel Dikerjakan sendiri

Lihat hasil yang lain !!

MODIFIKASI OFF-ROAD | JEEP CJ7 1982 – SUZUKI JIMNY 1982

Mesin
LIHAT GAMBAR >>



Mesin sudah memakai Cherokee
4.000 Cc. Tapi ternyata kelebihan mesin ini yang sudah model injeksi justru tidak dimanfaatkan dan malah pakai karburator Toyota FJ40 sebagai gantinya. Alasannya simpel, tidak mau dipusingkan dengan troubleshoot dari ECU maupun sensor-sensor jika turun di kompetisi.

Kaki – Kaki
LIHAT GAMBAR >>


Suspensi merupakan racikan gado-gado antara coil spring Toyota VX plus sokbreker ProComp ES9000 di buritan dan coil overshock custom di depan. Dengan kombinasi ini keberingaasan Zul di trek off-road bisa tersalurkan. Tanpa merasa takut bantingan jip membal enggak karuan

Agar traksi selalu terjaga ban Simex Extreme Trekker 35”x10,5-15 LT yang membalut velg Daihatsu Taft custom beadlock diandalkan. Berbagai

Memakai winch Warn 8274 di depan ternyata masih dirasa kurang. Terutama ketika harus recovery atau reposisi jip di trek sulit. Makanya di bumper belakang tak lupa ditambahkan winch T-Max 9500

Karena masih taraf “belajar”, mesin bawaan Suzuki berkapasitas 1.000 cc 4 silinder inline jelas lebih dari cukup. Sedikit ‘penyesuaian’ di internal mesin dilakukan untuk mengejar performa yang lebih baik.

Kaki – Kaki
LIHAT GAMBAR >> 

Suspensi bawaan asli Jimny masih digunakan karena toh, masih oke untuk pemula di trek off-road.



Untuk ban Savero Extreme Komodo 31×10,5-15 LT jadi pilihan untuk disandingkan dengan velg Avantec yang telah dimodifikasi jadi beadlock. Ukuran Savero Komodo ini pas untuk gardan standar Jimny

Interior
LIHAT GAMBAR >>
Inilah keunikan jip milik Raymond. Tengok saja dimensi ruangnya sengaja menyesuaikan anak yang masih berumur 10 tahun ini. Makanya orang dewasa yang mau menjajal jip ini dijamin bakal kerepotan

SPESIFIKASI
Jeep CJ-7
Mesin : OEM Cherokee
Kapasitas : 4000 cc, inline 6 silinder
Karburator : OEM Toyota FJ 40
Koil : Malory
Kabel Busi : Blue Thunder
Girboks : OEM CJ-7 manual 4 percepatan maju
Transfer case : OEM Toyota FJ-40
Gardan : OEM Isuzu Bighorn
Final Gear : 10:43
Shock : ProComp ES9000
Per : OEM Toyota Land Cruiser  VX
Velg : OEM Daihatsu Taft Custom Beadlock
Ban : Simex Extreme Trekker 35×10,5x 15
Winch : Warn 8274 (depan), T-Max 9500 (belakang)
Seatbelt : Momo
Suzuki Jimny 1982
Mesin : OEM Suzuki Jimny (F10A)
Kapasitas : 1000 cc, 4 Silinder inline
Koil : Malory
Kabel Busi : Blue Thunder
Girboks : OEM Suzuki Jimny Manual
Transfer case : OEM Suzuki Jimny
Girboks : OEM Suzuki Jimny
Final Gear : 8: 43
Shock : ProComp ES 9000
Velg : Avantec Custom Beadlock
Ban : Savero Extreme Komodo 31×10,5-15 LT
Winch : Warn 8274 (depan), T-Max 9500 (belakang)

Lihat Hasil yang lain disini !!

Modifikasi on-road Suzuki Katana LWB 1989

JIP - Bagi Dimmy Hidayat, Suzuki Jimny bukanlah suatu yang asing lagi baginya. Bermacam Jimny pernah menjadi penghuni garasi pria yang yang berkecimpung dalam bisnis makanan ini, namun dari semua jenis Jimny yang ada, versi beratap kanvaslah yang menajdi idolanya. “Model atapnya yang menjadikannya unik dan berbeda dengan Jimny lainnya,” tutur Dimmy. 

Namun ternyata Dimmy masih menyimpan ide ama tentag sebuah Jimny long beratap lunak. Hingga tiba suatu saat, ia tak bisa membendung hal yang menjadi uneg-unegnya tersebut, apalagi setelah sebuah Katana long ex sebuah bank nasional menjadi miliknya.“Katana long tersebut memiliki overhang yang sama persis dengan sebuah Sierra ataupun Jimny pada umumnya. Sehinga untuk menjadikannya sebuah Sierra berbodi panjang tidak terlalu banak kendala,” lanjut Dimmy.   

Dasar penggila Jimny, mengumpulkan barang-barang dan piranti Sierra pun sudah lama ia jalani dan kini waktunya mengeluarkannya dari dalam gudang. “Frame kaca dan bando (pillar B) faktor penting pada pembentukan bodi, karena keduanya menjadi acuan terutama pada proses pemotongan bodi.” sambungnya bersemangat.

Enam bulan pun berlalu, proyek impian Dimmy ini pun usai dan melahirkan Jimny Sierra dengan wheelbase panjang. Sebuah kreasi yang menghasilkan varian baru yang lahir dari buah pemikiran seorang Dimmy. Well….tak salah kiranya jika kami lantas menyebut jip yang satu ini sebagai Dim’s Jim.          

Mesin
Di dalam engine baynya masih dapat ditemui dengan nyata unit mesin berkode F10A asli bawaan kendaraan. Hanya saja untuk mempertahankan stamina dan juga performanya, maka mesin 4 silinder berkapasitas 970cc ini dioverhaul. LIHAT GAMBAR >>



Girboks transmisi
Girboks 4 speed bawaan aslinya dilengserkan. Sebagai gantinya satu unit girboks 5 speed menggantikan tugas dan tempatnya. Transmisi ini pun lantas disinergikan dengan tranfecase 2 speed milik comotan dari SJ410 LIHAT GAMBAR >>



Interior
Bentuk kabin Katana long nyaris terkikis habis dan hanya menyisakan dasbor asli saja. Selebihnya formatnya berganti layaknya sebuah Suzuki Jimny Sierra soft top yang didandani dengan atap model bikini top.  LIHAT GAMBAR >>



Gardan
Gardan dan kaki-kaki tetap mengandalkan bawaan asli kendaraan. Bisa dikatakan bahwa nyaris tidak ada yang berubah dari spesifikasi awalnya, hanya saja untuk menselaraskan dengan penggunaan ban ExtraGrip 750 x 15 Dimmy cukup mengganti anting asli dengan anting yang lebih panjang.  LIHAT GAMBAR >>



Overfender
Satu set overfender ala Bushwacker dari bahan fiberglass dengan bentuk mengkotak disematkan pada setiap rongga rodanya. Sebuah langkah yang ditujukan untuk memberikan nuansa baru pada tampilan Katana long ini.  LIHAT GAMBAR >>

Kaca spion
Sepasang kaca spion Jimny JDM dengan panjang berbeda antara sebelah kiri dan kanannya. Sepasang peranti langka didapati dari seorang teman yang justru mendapatkan barang ini di Thailand. LIHAT GAMBAR >>



Ban dan pelek
Pelek OZ Racing yang dipadukan dengan ban Good Year Extra Grip didaulat sebagai ‘sepatu’ di segala medan dan situasi Jimny yang satu ini. LIHAT GAMBAR >>



Bumper
Sebuah bumper custom disematkan pada bagian depan, sedangkan bagian belakang cukup hanya mengandalkan bumper bawaan kendaraan saja. Sedangkan khusus untuk pintu belakangnya mengambil pintu bawaan SJ413 Caribian.    LIHAT GAMBAR >

Spesifikasi
Mesin                        : F10A 4 silinder inline 970cc OEM SJ410

Girboks                     : 5 Speed manual OEM SJ410

Tranfercase              : 2 speed part time OEM SJ410

Gardan                      : OEM Suzuki Jimny SJ410 (depan/belakang)

Final gir                    : 4,777 : 1

Per                            : OEM SJ410

Sokbreker                : Kayaba Ultra

Radio komunikasi    : Icom

Lampu tambahan     : Cibie

Pelek                        : OZ RAcing

Ban                           : Good Year  Extra Grip 750 x 15

Bumper                    : Custom

Overfender              : Custom  

Spion                        : Jimny JDM

Kanvas                     : Custom 

Lihat Hasil dari Modifikasi on-road Suzuki Katana Lainnya. READ MORE >>